Sering Konsumsi Mi Instan Dapat memicu Gangguan Pencernaan

Sering Konsumsi Mi Instan Dapat memicu Gangguan Pencernaan

Mengkonsumsi Mi Instan Tidak Baik, Jauhkan Mi Instan dari anak kecil, Jangan terlalui Banyak mengkonsumsi Mi Instan, Cara hidup sehat dengan tidak mengkonsumsi Mi Instan, Hidup Sehat Dengan Cara TIdak mengkonsumsi Mi Instan

Vegas338 – Salah satu alasan menyantap mi instan karena penyajian yang praktis. Tapi produksi olahan makanan ini kurang baik untuk kesehatan jika dikonsumsi setiap hari atau sering.

Mi Paling banyak dikonsumsi oleh para mahasiswa dan juga beberapa orang yang memang tidak ada waktu untuk membuat makanan. Apalagi rasanya yang lezat dijamin semua orang pasti akan menyukai makanan ini. Mengonsumsi mi boleh saja, hanya saja frekuensinya harus dijaga. Hal ini dikarenakan penggunaan pengawet dan juga MSG pada mi akan berakibat kurang baik bagi tubuh.

Walaupun Rasa dari Mi Instan sangatlah gurih dan enak, tapi Mi Instan juga kurang baik jika sering dikonsumsi. Banyak penelitian tentang dampak dari mengkonsumsi mi instan ini bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Dalam mi Instan mengandung serat yang rendah sehingga nutrisi tidak dapat terpenuhi secara optimal. Jika ingin menikmati mi instan ini sebaiknya tidak setiap hari. Anda bisa menggantinya dengan beberapa jenis bahan lain seperti Bihun ataupun sohun.

Dan sebaikan pilih Mi Homemade yang terbuat dari tepung dan telur. Kemudia anda mengolahnya sendiri dengan menambahkannya dengan sayuran sehat untuk menambah serat didalamnya. Dan jika kepepet, sebaiknya seduh mi instan dengan proses penyeduhan dua kali agar beberapa zat yang ada di dalamnya berkurang.
Banner-Utama-Oktober
Hal apa sajakah yang berakibat fatal jika mengonsumsi Mi Instan secara berlebih :

1. Tekanan darah Tinggi

Kandungan natrium yang tinggi yang terdapat pada  Mi Instan sangat berkontribusi yang dapat menyebabkan masalah ginjal, tekanan darah tinggi dan juga resistensi cairan. Resiko ini akan menjadi lebih para jika yang mengonsumsinya memiliki catatan riwayat penyakit dengan tekanan darah tinggi.

Menurut penelitian para ahli, Wanita yang mengonsumsi sedikitnya 2x dalam seminggu akan memiliki resiko yang besar terhadap sindrom metabolic dari mereka yang kurang / tidak mengonsumsinya sama sekali.

  1. Penurunan metabolisme

Mengonsumsi Mi Instan juga dapat membuat metabolism anda menurun, hal ini dikarenakan akan mengarah ke pada penambahan berat badan si pengkonsumsi. Mi akan menyebabkan akumulasi racun dalam tubuh yang dapat mempengaruhi si pengosumsi tersebut. Racun ini berasal dari rasa, warna dan juga pengawet yang terdapat pada mi instan tersebut.

  1. Mono Sodium Glutamat (MSG)

MSG / Garam China sering di pergunakan untuk bahan bumbu mi ataupun juga digunakan untuk masakan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa MSG  dapat menyebabkan terjadinya kerusakan otak, Tingkat resiko penyakit ginjal yang ditimbulkan serta komplikasi penyakit lain didalam tubuh. Beberapa orang juga ada yang mengidap alergi terhadap MSG dan mengosumsi banyak makanan yang tinggi MSG dapat menyebabkan berbagai jenis gejala seperti nyeri dada hingga sakit kepala.

  1. Lilin (wax)

Tidak semua Mi Instan yang dipasarkan produsen aman untuk dikonsumsi. Beberapa produsen menyediakan mi instan murah dengan menggunakan lapisan lilin agar mi tidak saling menempel atau lengket. Untuk mengetesnya andacukup rendam saja mi instan tersebut kedalam air panas dan anda dapat melihat lilin akan mengambang diatas air.

Jika kita mengonsumsinya dan masuk kedalam tubuh, akan menyebabkan banyak gejala seperti sembelit hingga masalah lambung.

  1. Kanker

Mi Instan banyak sekali mengadung zat-zat yang berbahaya seperti pengawet dan juga penstabil rasa yang bisa menyebabkan memicuna resiko kanker. Terutama mi yang dikemas dalam Cup bisa juga mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa ikut terseduh kedalam mie yang disantap. Selain itu, Kemasan yang berada pada mi Cup biasanya terbuat dari sterofoam yang bisa dibilang kurang aman untuk dikonsumsi.

  1. Obesitas / Kegemukan

Baha dasar pembuatan mi terbuat dari karbohidrat olahan. Selain itu, mi juga mengandung banyak sekali zak aditif seperti MSG, Garam dan juga penambah rasa yang dapat menyebabkan berat badan si pengkonsumsi menajdi bertambah. Karbohidrat olahan menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan bisa sebabkan insulin untuk diuntuk disekresikan pada satu waktu, yang akan menyebabkan penumpukan lemak jika kita tidak mengimbanginya dengan olahraga.

  1. Kerusakan hati

Beberapa Jenis mie juga mengandung zat yang berbahaya dikenal sebagai humectnts atau  juga dikenal dengan nama zat anti beku. Zat ini dapat membuat mi tetap beku dan mencegah tekstur mi kering. Zat-zat ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal si konsumen. Zat kimia lain yang ada seperti propilen serta glikon yang dapat membuat sistem ketebalan tubuh menjadi lemah.

  1. Gangguan pencernaan

Mi instan adalah makanan yang paling praktis untuk disajikan dan untujk dijadikan makanan dirumah ataupun saat waktu kita tidak sempat untuk memasak makanan. Namun mi instan leibh sulit untuk dicerna dibandingkan makanan segar.  Mi cenderung menempel pada usus sehingga dapat menyebabkan akumulasi gas dan membuat perut menjadi bunci.